lalu, ketika aku pergi, apa kamu juga sesedih itu ?
kamu sepertinya emmm bahasa anak muda sekarang 'galau' ketika kamu tau dia bersama yg lain.
lalu, ketika aku pergi dgn yg lain, apa kamu juga akan menggalaukan aku seperti itu juga ?
kamu sepertinya tidak pernah menampakkan apa yg km rasa padanya, tapi aku merasa kamu lebih dalam kepadanya drpd kepadaku. apa itu benar ?
dia adalah alasan untuk setiap jawaban dari "What's on your mind ?" dalam jejaring sosial mu itu. iya atau tidak ?
dia adalah alasan mengapa kamu tidak pernah menyapanya ketika bertemu dengannya. begitu kah ? karena kamu ragu, grogi, atau yg sering dikatakan oleh masyarakat Jawa dengan kata 'pekewuh' ? iya kah ?
padahal ketika bertemu denganku, kamu emmmm yaaah, biasa biasa saja untuk menegurku.
intinya, sudah bukan aku lagi. benarkah ?
kenyataannya pahit.
aku melihatmu me-nyedih-i orang lain.
aku melihatmu me-nangis-i yang lain.
aku melihatmu begitu mendengarkan-nya.
aku begitu tau, kamu berjuang untuknya.
aku melihatmu, kamu kehilangan dia.
aku tak tau, apakah kata 'sepertinya' dalam rangkaian kata kata ini benar atau tidak.
tapi aku harus memawaskan diri. siapa aku ? artiku untuk mu apa ? kamu belum tentu berjuang untukku.
yah sudahlah, jika memang dia itu hatimu, jika memang dia itu bahagia mu, jika memang dia itu hal hal yang menyenangkan bagimu. apa lagi yg bisa ku lakukan jika itu memang kenyataannya ? apa yg bisa aku usahakan agar kamu juga melihat dan mengerti bahwa aku pun berusaha keras ? kamu tidak akan pernah melihat dan memperhatikan, karena memang bukan aku yg kamu lihat dan kamu perhatikan.
yah, sudahlah, bahagialah







0 komentar:
Posting Komentar