Senin, 13 Agustus 2012

berita mu hari ini


ada sesuatu yang tidak wajar hari ini
pagi ini
ada sesuatu yang tiba tiba menyeret pikiran dan sedikit membenamkan harapan yang akan aku bangun tiap pagi nya
yang seharusnya mulai aku lakukan pagi ini
yang seharusnya segera aku kerjakan
dan yang seharusnya aku selesaikan
semua to do list yang aku buat hari ini agak nya akan hanya sekedar sebagai list belaka tanpa kata 'to do' dalam faktanya
semua tergeletak mati seketika kutau kabarmu

aku kira semua 'masih' baik baik saja
aku kira kamu 'masih' sama dengan sebelumnya
yang 'masih' mengharapkan kita kembali
yang 'masih' berdoa untuk kita
yang 'masih' memikirkan hal hal yang 'seharusnya' bisa kita lakukan bersama

"Everything is different now, especially when I heard that you try hard to get another girl.."

apa yg hrs aku lakukan ketika hal aku pikir terbaik, telah mencari yang lebih baik.
ketika semua berita yang konon katanya tentang kita, berubah menjadi kalian.
ketika hidup menuntut kita untuk menjalani hal yang baru
ketika hidup tidak pernah bisa menerima perbedaan
ketika hidup berusaha menyadarkan jiwa mu yang sudah terlanjur berekspektasi lebih tentang keindahannya, padahal kamu harus menyadarkan dirimu sendiri untuk
menelan realita yang sangat terlambat kamu sadari
mengingatkan kembali tentang impian tinggi yang seharusnya tidak kamu impikan
melenyapkan semua pengusahaan-mu tentangnya
seharusnya tidak melangkah sejauh ini
menunggu
berharap semua terulang
berharap kita kembali
memulai sesuatu bersama kembali
cukup lah semua asa tentang kita datang sebagai lamunan yang nyata sebagai fatamorgana
atau setidaknya seperti mimpi di siang bolong
kedua sama.
sama sama hanya ilusi.

aku yang belum siap atau kamu yang terlalu cepat ?
ah, sudahlah
kita tidak akan pernah bisa berjalan seiringan.
kita hanya'sempat' berjalan seperti rel kereta
searah
bersama
namun tidak berdampingan
kita hanya bersebalahan
tidak beriringan

dua tahun bertahan
akhirnya lepas juga
kamu mendapatkan yang baru
di saat aku tak pernah berani memulai yang baru karena selalu memikirkan perasaanmu
yang aku kira 'masih' untukku

semoga bahagia yaa
yang disana
yang membuatku bertahan dua tahun
yang membuatku menunggu dua tahun
yang biasanya ku sebutkan dalam daftar percapakanku dengan Tuhan
yang dulu sempat memilih 'angka' karena tanggal lahirku
hahahaha
semoga bahagia :)
Continue reading...

Sabtu, 16 Juni 2012

Seandainya Bahagia mu itu Aku



Seandainya bahagia mu itu aku, aku akan sangat bangga dan dengan bebas aku akan bisa memanggilmu dengan sapaan khas yg hanya aku yg memanggilmu dengan sapaan itu. Ah, senangnya ya. 

Seandainya bahagia mu itu aku, aku akan selalu standby dengan telepon genggam ku memegangnya setiap saat, menabung uang tambahan untuk selalu mengisi sejumlah nominal pulsa sebelum pulsa itu habis karena aku tak mau tak mmbalas pesan pesanmu yg menyenangkan itu, dan tentu saja aku akan selalu cepat membalas pesan atau mengangkat telefonmu. Oh, ya , selalu dan senantiasa menyimpan dengan rapi pesan pesanmu, terutama saat dimaana kamu mengucapkan hal hal yg diluar fikiranku di luar imajinasiku. Tentu, karena aku tau, setiap pesan dan telefon yang berasal darimu itu berharga. Bukannya yg lain tak berharga, mereka semua berharga, tapi aku tak tau kenapa, bagiku. setiap hal tentangmu yang bisa kusimpan, akan selalu kusimpan. Intinya karena bagiku, kamu itu special <3

Seandainya bahagia mu itu aku, aku akan selalu mudah untuk menghampiri ke kelasmu, membawakan buku yg kau pinjam untuk.. emm ya untuk siapa lagi kalau bukan untukmu. Tanpa ragu, aku akan membawakannya untuk mu, seberat apapun buku itu, mengetuk pintu kelasmu, menengok ke dalam sekitar kelasmu, bertanya pada teman mu dimana keberadaanmu. Atau jika pada saat itu, kau sudah berada duduk di kursi itu, aku akan dengan senang hati membawakannya untukmu.

Sendainya bahagia mu itu aku, aku bisa tertawa, berbicara, duduk, berdiri, berjalan berdampingan denganmu tanpa harus merasa ragu. Aku sayang padamu, dan aku bangga!

Seandainya bahagia mu itu aku, aku dan kamu bisa bepergian tanpa segan, aku bisa memperhatikan dengan saksama bagaimana dan makanan apa saja yg kau sukai dan yg kau benci untuk mellihatnya, aku akan dengan mudah memperhatikanmu dengan jelas karena aku sangat mudah untuk melihatmu karena kamu di 'depanku', kamu itu duniaku yang luar biasa hmmmm menyenangkan.

Seandainya bahagiamu itu aku, aku tak perlu untuk menulis ini, karena aku benar benar bahagiamu. Tapi, kenyataannya parah, aku hanya berandai andai.

Sangat sering aku berandai andai tentang mu, tentang kita yg 'nggak selesai'. Maaf salah, emm, sepertinya kata yg tepat adalah 'belum dimulai'. Banyak sekali 'mimpi' yang ingin aku bangun dengan mu. namun sayangnya kandas sebelum aku sempat untuk mewujudkannya. kenapa ? karena jelas jelas bahagiamu itu dia, bukan aku. kamu dan dia yg mewujudkan mimpi mimpi ku. kamu dan dia yg merangkai kisah kisah menyenangkan yg sering aku andai andaikan. kisahmu itu berhubungan dengan kamu dan dia, tak ada kata aku didalamnya. aku hanya berandai berharap mewujudkan keinginan itu dalm sebuah rangkain lamunan yg tak tau entah kapan berakhir, sedangkan dia. dia yg mewujudkan dengan nyata apa yg selama ini aku inginkan. aku bayanganmu, dia impianmu. kamu angan angan ku, dia wujud nyata milikmu.
Continue reading...

Kamis, 14 Juni 2012



why do I write this lyrics ? Because that's really represent my own feelings. 

Christina Aguilera - Hurt
Seems like it was yesterday when I saw your face
You told me how proud you were, but I walked away
If only I knew what I know today
Ooh, ooh
I would hold you in my arms
I would take the pain away
Thank you for all you’ve done
Forgive all your mistakes
There’s nothing I wouldn’t do
To hear your voice again
Sometimes I wanna call you
But I know you won’t be there
Ohh I’m sorry for blaming you
For everything I just couldn’t do
And I’ve hurt myself by hurting you
Some days I feel broken inside but I won’t admit
Sometimes I just wanna hide ’cause it’s you I miss
And it’s so hard to say goodbye
When it comes to this, oooh
Would you tell me I was wrong?
Would you help me understand?
Are you looking down upon me?
Are you proud of who I am?
There’s nothing I wouldn’t do
To have just one more chance
To look into your eyes
And see you looking back
Ohh I’m sorry for blaming you
For everything I just couldn’t do
And I’ve hurt myself, ohh
If I had just one more day
I would tell you how much that I’ve missed you
Since you’ve been away

Ooh, it’s dangerous
It’s so out of line
To try and turn back time
I’m sorry for blaming you
For everything I just couldn’t do
And I’ve hurt myself by hurting you

Continue reading...

Jumat, 27 April 2012

Yah, sudahlah


kamu sepertinya sedih saat tau dia pergi.
lalu, ketika aku pergi, apa kamu juga sesedih itu ?

kamu sepertinya emmm bahasa anak muda sekarang 'galau' ketika kamu tau dia bersama yg lain.
lalu, ketika aku pergi dgn yg lain, apa kamu juga akan menggalaukan aku seperti itu juga ?

kamu sepertinya tidak pernah menampakkan apa yg km rasa padanya, tapi aku merasa kamu lebih dalam kepadanya drpd kepadaku. apa itu benar ?

dia adalah alasan untuk setiap jawaban dari "What's on your mind ?" dalam jejaring sosial mu itu. iya atau tidak ?

dia adalah alasan mengapa kamu tidak pernah menyapanya ketika bertemu dengannya. begitu kah ? karena kamu ragu, grogi, atau yg sering dikatakan oleh masyarakat Jawa dengan kata 'pekewuh' ? iya kah ?

padahal ketika bertemu denganku, kamu emmmm yaaah, biasa biasa saja untuk menegurku. 

intinya, sudah bukan aku lagi. benarkah ? 

kenyataannya pahit. 
aku melihatmu me-nyedih-i orang lain.
aku melihatmu me-nangis-i yang lain.
aku melihatmu begitu mendengarkan-nya.
aku begitu tau, kamu berjuang untuknya.
aku melihatmu, kamu kehilangan dia.

aku tak tau, apakah kata 'sepertinya' dalam rangkaian kata kata ini benar atau tidak.
tapi aku harus memawaskan diri. siapa aku ? artiku untuk mu apa ? kamu belum tentu berjuang untukku.
yah sudahlah, jika memang dia itu hatimu, jika memang dia itu bahagia mu, jika memang dia itu hal hal yang menyenangkan bagimu. apa lagi yg bisa ku lakukan jika itu memang kenyataannya ? apa yg bisa aku usahakan agar kamu juga melihat dan mengerti bahwa aku pun berusaha keras ? kamu tidak akan pernah melihat dan memperhatikan, karena memang bukan aku yg kamu lihat dan kamu perhatikan.

yah, sudahlah, bahagialah
Continue reading...

Sabtu, 14 April 2012

I wish.....


I wish you can see me on 12th May 2012

Just see me. Just see you there, at night. You are the reason that I'm waiting for.

Just see me, just see me once more. see me once more...
Continue reading...

Sedih adalah....


sedih adalah kamu tidak bisa menyalurkan segala sesuatu yang ada dalam dirimu 

sedih adalah ketika kamu merasa lebih rendah daripada orang lain

sedih adalah kamu nggak 'terlihat' diantara sedikit orang. kamu hanya 'angin lalu'

sedih adalah ketika semua peng-usaha-an mu itu ternyata hanya berujung pada sebuah kata kata 'Yah, sudahlah. Biarkan saja, ini belum waktuku.'

sedih adalah ketika kamu hanya dijadikan option, di saat kamu menjadikannya sebagai prioritas

sedih adalah yang kamu harapkan selama ini ternyata tidak bisa diharapkan

sedih adalah ketika kamu harus kehilangan hal hal yang dulu diberikan oleh orang lain padamu

sedih adalah ketika kamu kehilangan orang yang membuatmu berjuang

sedih adalah ketika kamu selalu berada di saat yang salah dan tempat yang tidak tepat dan membuatmu terlihat salah

sedih adalah kamu harus melihat 'sosok itu' bukan lagi berjuang untukmu

sedih adalah kamu harus pergi meninggalkannya, karena kamu tau, dia lebih nyaman dengan 'yanglain'

sedih adalah ketika kamu berusaha keras untuk membuat orang yg kamu sayangi bahagia, tp mereka tak pernah melihat usaha keras mu itu

sedih adalah kamu tak sempat mengatakan hal hal yang menurutmu berharga kepada 'sosok itu', karena 'sosok itu' terlanjur pergi

sedih adalah ketika kamu dipandang rendah oleh orang lain

sedih adalah ketika kamu kehilangan kepercayaan

sedih adalah semua orang pergi dengan tenangnya dalam kegundahanmu

sedih adalah ketika apa yang kamu katakan tidak didengarkan

sedih adalah ketika kamu dianggap 'tidak ada' padahal kamu jelas jelas 'ada' dan sedang berada dalam situasi tersebut

sedih adalah kamu tidak dimengerti banyak orang

sedih adalah kamu tidak dikenang oleh orang. Baik itu karena kebaikanmu atau keburukanmu. Kamu tidak dikenang. Kamu tidak berkesan

sedih adalah kamu hanya bisa menuangkan sedikit pemikiranmu dalam sebuah ruang maya bernama blog
Continue reading...

Jumat, 13 April 2012

See You Soon ( From a story of a friend)


Waktu itu, aku didepan kelas duduk bersandar di sebuah bangku panjang bersama dengan teman teman. Seperti biasa, pagi itu, sepertinya bel masuk sekolah masih lama terdengar, emmm ya kurang lebih masih 25 menit lagi. "Masih lama, dia belum lewat. Dia belum berangkat.." pikirku. Aku masih bersama teman temanku, masih bersenda gurau, membicarakan hal hal yang kurang penting itu sembari menunggu mu lewat. Iya, hanya menunggu untuk melihat mu 'lewat'. Bukan lewat tepat di depanku memang, tapi lewat jauh di seberang lapangan sana. Kelas kesayanganku inni memang berada tepat di depan lapangan upacara. Dan dia, terbiasa lewat di sisi seberang lapangan sana untuk menuju ke kelasnya.

Kurang 15 menit lagi. Aku masih menunggu. Aku hanya ingin melihatnya saja. Tidak lebih. Ini cukup untuk membuatku merasa yaa entahlah, aku senang melihatnya. Orang Jawa terbiasa menyebutnnya dengan kata 'ayem'. Ya, itu lah yang aku rasakan saat ini. Dan, tak lama kemudian, jeng jeng aku melihatnya lewat , dengan jaket putih yang ia tenteng di tangan kanannya dan tas hitamnya yang bergelayut di pundak kirinya. Badannya yang semampai tinggi itu lewat dengan santainya. "Demi Tuhaan..." batinku. Aku cukup senang dengan seperti ini. Melihat nya dari sudut pandang yang tidak dilihat.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan bulan pun sudah berganti. Ya, masih saja, aku melakukan ritual itu. Hahaha, benar benar lucu memang. Emm, sebenarnya bukan 'ritual pagi' itu saja yang aku lakukan. Aku tak pernah lupa untuk membuka profil mu di 2 jejaring sosial itu. Aku hanya ingin tau kabar dan keadaanmu. Itu saja. Hahahha, I'm your lovely stalker :D

Dan tak terasa, waktu pun berganti. Sebentar lagi, ujian mu tiba. Aku hanya bisa meratapi nasib. Kamu akan pergi, sedangkan aku masih bertahan di sekolah yang satu ini. Ah, sedih. Tidak akan ada lagi yang akan aku tunggu di depan kelasku. Tidak akan ada lagi jaket putih itu, tidak bisa lagi yaaaah melihatmu. Aku benar benar merasa kehilangan dan sepi. Kamu memang tak mengenalku, bahkan tak mengetahui siapa aku. Tapi, aku benar benar memperhatikanmu dari sini. Ya, dari tempat yang tak akan pernah kau lihat. Pernah ku coba untuk sekedar 'mendekat' , tapi aku bingung, kamu pun belum tentu mau berdekatan denganku. Denganku yang bukan sosok terkenal ini, denganku yang bukan orang yang modis ini, denganku yang orang yang sama sekali tak kau kenal.

Dan sampai hari itu. Hari dimana setiap senior mengelilingi kelas para juniornya satu per satu untuk meminta doa dan permohonan maaf karena akan melewati ujian ujian yang berat itu. Hemm, kelasmu. Aku menunggu. Menunggu dengan sesuatu yang menyesakkan. Melihatmu, terakhir kali nya *mungkin*. Aku duduk sendiri di pojok kelas. Hingga akhirnya, aku melihat, dii luar kelas, diantara kerumunan senior-senior itu, teman-teman mu itu datang menghampiri kelasku, dan salah satu dari temanmu masuk ke kelasku dan berkata blablabla, katakata yang tak begitu kuperhatikkan. Aku jelas tidak memperhatikkan kata kata itu, aku resah mencarimu. Aku hanya ingin melihatmu untuk saat ini saja. Dari tempat dudukku yang pojok ini, aku melihat, memperhatikkan dengan seksama, ya, aku mencarimu. Mencari diantara teman teman mu yang berada di depan ruang kelas, mencarimu diantara orang orang yang sibuk berbicara sendiri di dekat jendela kelas, mencari mu di dekat pintu ruang kelas. Tak ada. Aku belum menemukanmu. Atau aku malah tak menemukanmu ? entahlah. Aku masih berusaha. Sampai akhirnya, salah satu temannya yang masuk dan berbicara kata kata penutup. Aku bergetar. Aku belum menemukanmu. Dan tiba tiba aku tak kuasa, menahan tangis. Aku menangis di pundak sahabatku yang tiba tiba duduk di sampingku, seolah tau bagaimana perasaanku saat ini.

Bel sekolah berbunyi. Aku keluar kelas. Masih dengan keadaan yang bimbang. Aku duduk di teras kelas. Tempat dimana aku biasa menunggumu di pagi hari hanya untuk melihatmu 'lewat'. Aku duduk termenung. "Ya Tuhan, aku takkan melihatnya lewat di depanku lagii...." batinku. Masih menyesakkan. Aku menunduk. Beripikir. Dan menetes lagi. Tapi kali ini aku coba untuk menahan. "Ini keramaian, tahaan, tahaaan..." batinku lagi. Aku memandang ke depan. Dan tepat di depanku, kamu lewat. Iya, lewat di seberang lapangan sana. "Kamu mau pulang..." fikirku. Ada sedikit rasa bahagia karena Tuhan masih mengizinkan ku untuk melihat mu lagi. Aku melihatmu dengan seksama. Mencoba menyimpan penglihatanku ini dengan benar ke memori otakku. Agar aku tak lupa, bagaimana caramu membawa jaket mu itu, bagaimana caramu membawa tas hitammu itu, dan bagaimana cara berjalanmu yang lucu itu. Semoga aku tak lupa.

Kamu memang tak mengenalku, tapi aku memperhatikanmu. Ya sudahlah, jagalah diri baik baik disana. Berusahalah, sukseslah ! Seperti lagu Chrisye, "Pergilah kasih kejarlah keinginanmuu....." Take care , see you soon :')

-Terinspirasi dari pengalaman seorang sahabat-
Continue reading...

Kamis, 12 April 2012

Karena realitanya adalah.....


karena realitanya adalah kamu datang dan menghampiri hidupku

karena realitanya adalah kamu sudah berhasil sejak awal dengan cara unikmu itu

karena realitanya adalah aku merasa ada yg berbeda

karena realitanya adalah aku berkata tidak, ketika hati berkata lain

karena realitanya adalah setelah itu hanya kamu dan belum terganti. 2 tahun untuk orang yang sama

karena realitanya adalah kamu datang kembali :)

karena realitanya adalah ketika aku akan berkata 'ya' kamu justru berkata tidak

karena realitanya adalah ternyata ada orang lain

karena realitanya adalah kamu mendatanginya

karena realitanya adalah entah kamu menyayanginya atau tidak, namun sepertinya iya

karena realitanya adalah kamu memberikan yang lebih padanya

karena realitanya adalah aku belum siap menerima ini

karena realitanya adalah aku belum siap kehilangan apa yg dulu kau berikan padaku

karena realitanya adalah aku bodoh

karena realitanya adalah aku hmmm yaaa, merindukanmu lebih dari apa yg fikirkan dulu

karena realitanya adalah aku yaaah, menyayangimu...
Continue reading...

Untukmuu


Kita seolah olah ada di jalan yang abstrak. Iya, kita. tapi bukan hanya aku dan kamu. Yang aku sebut kita adalah, aku , kamu dan hmmm ya dia. Kita. Yang biasa disebut oleh orang- orang yang sedang kasmaran, adalah kita karena aku dan kamu. Tapi kali ini berbeda, kita karena ada aku, kamu , dan dia. Kita ada, karena sebuah perasaan yang sama dan tentu saja menyakitkan.

Untukmu, yang tentu saja begitu aku sayangi. Untukmu, yang pernah menyayangiku sepenuh nya. Untukmu, yang selalu memanggilku dengan kata kata aneh dan lucu itu. Untukmu, yang pernah berjuang demi aku. Untukmu, yang pernah selalu mengisi inbox hp ku dengan namamu. Untukmu, yang dulu tak pernah lupa mengingatkan ku untuk hal hal sepele yang sering terlewatkan olehku. Untukmu, iya kamu. Deskripsi ini pun tak cukup untuk menceritakan bagaimana hebatnya kamu, memperjuangkan segala sesuatu demi aku. Ah, maaf, aku pun bingung, salah kalimat mungkin. Entah aku harus menyebutnya 'berjuang demi aku' atau 'pernah berjuang demi aku'.

Untuknya. Untuk dia yang begitu mengagumimu. Untuk dia yang juga berjuang untukmu. Untuk dia yang selalu menuliskan namamu atau inisialmu atau hal hal yang berhubungan denganmu dalam 140 karakter jejaring sosial itu. Untuk dia yang tiba tiba menarik perhatianmu. Untuk dia yang tiba tiba membuatmu memberikan apa yang dulu kamu berikan padaku untuknya. Untuk dia yang membuatku tau, bahwa kamu lebih jujur kepadanya daripada kepadaku. Untuk dia yang membuatku tau, bahwa kamu mungkin lebih berkorban untuknya daripada aku. Untuk dia yang tiba tiba saja, membuatmu jauh dariku. Untuk dia yang lebih didukung untuk menjadi pasanganmu daripada aku. Untuk dia yang membuatku terkesan bodoh, karena aku selalu berharap kamu datang dan kembali padaku.

Aku tak tau harus bagaimana aku menghadapi ini. Kamu dan dia lebih pantas untuk disebut KITA. daripada aku dan kamu. Karena lebih banyak orang yaang tau, dan mendukungmu untuk bersamanya. Hahaha, lucu sekali ini. Aku adalah masa lalu mu, dan dia adalah masa depanmu.

Untukmu, yg selalu kusebut namamu dalam doa doaku ketika aku bertemu denganNya. Untukmu, yang sampai saat ini masih menghabiskan 15 Mb memori pesan di hp ku. Untukmu, yang namanya masih selalu ada dalam draft sms ku. Untukmu, yang namanya selalu ada dalam "Pesan Tersimpan" dalam hpku. Untukmu, yang sampai saat ini selalu ada dalam History web browser ku. Berbahagialah, jika dia adalah yang selama ini kamu ingini. Berbahagialah, jika ternyata dia lebih mampu untuk membuatmu bahagia. Berbahagialah, jika memang dia mampu menutupi kekuranganku. Berbahagialah juga, karena aku pun juga berjuang keras demi kamu. Berbahagialah, Tn T :)
Continue reading...
 

Tamelia's Blog Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template In collaboration with fifa
and web hosting